Jumat, 15 Juni 2012

PERKEMBANGAN KAMERA DARI MASA KE MASA

PERKEMBANGAN KAMERA DARI MASA KE MASA

1.Sejarah kamera
Kamera merupakan alat yang berfungsi dan mampu untuk menangkap dan mengabadikan gambar/image. Kamera pertama kali disebut sebagai camera obscura, yang berasal dari bahasa latin yang berarti ruang gelap. Camera obscura merupakan sebuah alat yang terdiri dari ruang gelap atau kotak, yang dapat memantulkan cahaya melalui penggunaan dua buah lensa konveks, kemudian menempatkan gambar objek eksternal tersebut pada sebuah kertas/film, film tersebut diletakkan pada pusat fokus dari lensa tersebut. Camera obscura yang pertama kalinya ditemukan oleh seorang ilmuwan Muslim yang bernama Alhazen, hal tersebut terdapat seperti yang dijelaskan pada bukunya yang berjudul Books of Optics (1015-1021).





Kamera obscura >> 







Sementara di tahun 1660-an ilmuwan asal Inggris Robert Boyle dan asistennya Robert Hookemenemukan portable camera obscura. Namun kamera pertama yang cukup praktis dan cukup kecil untuk dapat digunakan dalam bidang fotografi ditemukan pertama kali oleh Johann Zahn, penemuan tersebut terjadi pada tahun 1685. Kamera fotografi pada awalnya banyak yang menerapkan prinsip model Zahn, dimana selalu menggunakan slide tambahan yang digunakan untuk memfokuskan objek. Sistem tersebut adalah dengan memberikan tambahan sebuah plat sensitif di depan lensa kamera tersebut setiap sebelum melakukan pengambilan gambar.


Kamera portable obscura >>








Kamera terus berlanjut, Jacques Daguerre merupakan salah satu dari orang-orang yang berperan dalam perkembangan teknologi kamera, dan sekaligus memberikan jasa pada perkembangan dunia fotogarfi kita. Daguerre (begitu ia biasa dipanggil) dilahirkan tahun 1787 di kotaCormeilles di Perancis Utara. pada waktu muda, Jacques Daguerre adalah seorang seniman. Pada umur 30-an Daguerre merancang diograma, yang dimaksud dengan diograma adalah barisan lukisan pemandangan yang mempesona bagusnya, dipertunjukkan dengan bantuan efek cahaya. SementaraDaguerre mengerjakan pekerjaannya tersebut, Daguerre menjadi tertarik dengan pengembangan suatu mekanisme untuk secara otomatis melukiskan kembali pemandangan yang ada di dunia tanpa menggunakan kuas atau cat, yaitu tidak lain adalah KAMERA.
Di tahun 1827 Daguerre bertemu dengan Joseph Nicephore Niepce yang juga sedang mencoba –yang sejauh itu lebih sukses– menciptakan kamera. Dua tahun kemudian mereka bekerjasama. Namun di tahun 1833 Niepce meninggal, akan tetapi Daguerre tetap melanjutkan percobaannya. Menjelang tahun 1837 ia berhasil mengembangkan sebuah sistem praktis fotografi yang disebutnyadaguerreotype. Tahun 1839 Daguerre memberitahu publik secara terbuka tanpa mempatenkannya. Sebagai imbalan, pemerintah Perancis menghadiahkan pensiun seumur hidup kepada Daguerre maupun anak Niepce. Pengumuman penemuan Daguerre menimbulkan kegemparan penduduk pada saat itu dan ia menjadi seorang pahlawan yang ditaburi berbagai macam penghormatan serta penghargaan, sementara metode daguerreotype dengan cepat berkembang dan banyak digunakan oleh khalayak. Daguerre sendiri segera pensiun. Dia meninggal tahun 1851 di kota asalnya dekat Paris.
Seiring dengan berjalannya waktu, perkembangan teknologi kamera semakin hari berkembang semakin pesat. Fungsi dan kebutuhan penggunaanya pun semakin luas dirasakan oleh berbagai pihak. Kamera tidak hanya digunakan sekedar untuk menangkap objek yang berfungsi sebagai kenang-kenangan semata, tetapi juga digunakan untuk menangkap objek yang sedang bergerak. Sebut saja perkembangannya kemudian seperti kamera video, kamera mikro, kamera sensor dan lain sebagainya. Perkembangannya pun telah meliputi berbagai bidang, seperti pada bidang sinematografi, pendidikan, kedokteran, dan bahkan sampai pada bidang sistem pertahanan dan keamanan pun tidak terlepas dari penggunaan teknologi kamera ini.


2. Sejarah Film    
       
       Film atau rollfilm adalah media yang menyimpan gambar negatif dari sebuah foto. Gambar negatif ini kemudian diproses dengan cara-cara tertentu agar gambarnya bisa tercetak pada media lain (kertas), dan jadilah sebuah foto.
Perkembangan awal dari film adalah lempengan timah/logam yang dipergunakan oleh Niépce, Daguerre dan Talbot untuk merekam gambar yang dihasilkan dari alat mereka masing-masing. Akan tetapi lempengan yang telah dilapisi oleh berbagai macam zat kimia itu, tidaklah bisa disebut sebagai film karena gambar dibuat, tercetak pada lempengan itu juga. Sedangkan definisi film adalah media yang menyimpan gambar negatif, untuk kemudian diproses agar bisa tercetak pada media lain.
Adapun film seperti yang kita kenal sekarang ini, ditemukan oleh George Eastman, pendiri dari perusahaan Kodak, pada tahun 1884. Film jenis pertama ini berupa kertas yang diolesi dengan jel khusus yang kering. Baru pada tahun 1889, Eastman berinovasi dengan membuat film berbahan plastik transparan. Film ini terbuat dari bahan-bahan yang mudah terbakar, yaitu plastik khusus yang dicampur dengan nitrat dan kapur barus.
Pengembangan pun terus dilakukan, film yang lebih modern dan biasa kita gunakan terdiri 3 hingga 20 lapisan, dan merupakan campuran dari berbagai bahan kimia. Adapun unsur-unsur yang terdapat pada film itu akan menentukan sensitifitas, kontras, resolusi dan efek-efek lain pada foto yang dibuat.




Film yang biasa digunakan
Menjelang akhir abad 20, muncul film jenis baru. Film baru itu adalah film elektronik (media penyimpanan data) yang digunakan pada kamera digital. Karena lebih murah dan bisa digunakan berulang-ulang, kini orang lebih memilih untuk memanfaatkan fotografi digital dan film elektronik tadi. Hasilnya pun bisa menyamai bahkan melebihi kualitas dari foto yang dihasilkan film konvensional, karena fotografi digital bisa menggunakan format file gambar tanpa kompresi yang dinamai RAW.

Sebuah SD Card, media penyimpanan file foto digital



3. Sejarah Kertas Foto
       Berbicara tentang kertas foto berarti kita berbicara tentang media di mana sebuah gambar tercetak dan akhirnya disebut sebagai sebuah foto. Definisi yang lebih tepat, kertas foto adalah sebuah kertas yang peka akan cahaya, sehingga bisa dibubuhi gambar hasil fotografi di atasnya. Akan tetapi, pada era fotografi digital ini, pengertian dari kertas foto menjadi bergeser. Kini, kertas foto diartikan sebagai kertas apapun yang bisa dimanfaatkan untuk mencetak foto dengan kualitas baik (tentunya dengan bantuan printer atau alat cetak lain). Jadi, apakah itu kertas glossydoff ataupun jenis kertas lainnya, asalkan kertas itu bisa digunakan untuk mencetak foto dengan baik, maka bisa disebut sebagai kertas foto.
Kertas foto sebenarnya merupakan kertas khusus yang dilapisi beberapa zat kimia agar kertas itu bisa digunakan untuk mencetak foto yang berasal dari film negatif.
Bila kita menelusuri sejarah awal ditemukannya media untuk mencetak foto ini, maka kita akan bertemu kembali dengan Joseph Nicéphore Niépce yang berhasil membuat foto pertama pada tahun 1926. Saat itu ia melapisi sebuah lempengan timah dengan beberapa zat kimia, agar bisa merekam gambar yang terproyeksi dari kamera obscuranya. Penjelasan lengkapnya bisa dibaca kembali pada poin Sejarah Kamera Foto.
Konsep yang dipakai Niépce untuk membuat sebuah lempengan logam menjadi peka cahaya ini, kemudian terus dikembangkan hingga pada tahun 1880an, George Eastman berhasil menggunakan kertas khusus untuk mencetak foto dari film negatif.
4. Fotografi Digital
Fotografi digital merupakan salah satu inovasi terbaik dalam dunia fotografi. Kehadirannya telah mengubah paradigma masyarakat yang menganggap bahwa fotografi adalah suatu bidang yang mahal dan sulit untuk dikuasai. Fotografi digital benar-benar bisa memberikan kepraktisan dan kemudahan bagi setiap orang untuk membuat sebuah foto yang baik. Dengan perkembangan teknologi yang pesat, dan beragam fitur untuk membuat foto yang bagus, muncul sebuah ungkapan bahwa setiap orang bisa menjadi fotografer profesional.
Bila ditelusuri dari sejarahnya, maka kita akan kembali ke tahun 1960an. Di mana dunia sedang mengalami revolusi besar-besaran di bidang teknologi digital dan elektronik. Eugene F. Lally, seorang teknisi dari Jet Propulsion Laboratory NASA adalah orang pertama yang mencetuskan ide untuk mendigitalisasi sebuah foto. Saat itu tujuannya adalah untuk mempermudah pengiriman foto secara langsung dari misi-misi luar angkasa Amerika Serikat.
Pada tahun 1970an, dunia jurnalistik turut mempengaruhi kemunculan kamera digital. Saat itu, terdapat sebuah tuntutan untuk menghadirkan foto dari suatu peristiwa yang terjadi, secepat mungkin. Maka digunakanlah media pemindai foto (scanner). Sebuah foto dipindai menjadi data elektronik, kemudian dikirimkan melalui jalur telepon. Akan tetapi, cara ini juga masih dianggap merepotkan, karena terjadi penurunan kualitas gambar yang cukup signifikan dan proses pengiriman foto pun masih memerlukan waktu yang relatif lama.
Untuk menjawab persoalan ini, diperlukan suatu kamera yang bisa secara langsung menciptakan foto yang berupa data elektronik. barulah pada bulan Desember tahun 1975, seorang teknisi dari perusahaan Kodak yang bernama Steven Sasson, menjadi orang pertama yang menemukan Kamera Digital.
Kamera yang dibuatnya, menggunakan sensor CCD sebagai media penerimaan gambar dan hanya mampu menghasilkan foto hitam putih dengan resolusi sebesar 0,01 megapixel (320 x 240 pixel). Media penyimpanannya adalah sebuah kaset tape, sedangkan untuk melihat hasil gambar, kamera ini harus disambungkan terlebih dahulu dengan sebuah televisi. Kamera ini mempunyai bobot seberat 3,6 kg dan membutuhkan waktu tak kurang dari 23 detik untuk memproses satu buah foto.


Kamera digital model pertama
Walaupun kamera digital model pertama ini masih belum praktis dan belum sepenuhnya menjawab persoalan-persoalan yang terjadi, tapi alat ini telah menjadi awal mula dari kemudahan dan kepraktisan teknologi fotografi digital yang kita nikmati sekarang ini. Setelah penemuan dari kamera digital model pertama, kamera-kamera digital selanjutnya terus bermunculan dengan perbaikan-perbaikan dari model sebelumnya, dengan berbagai fitur serta kemampuan yang baru.
 
Sumber : http://blogkuesterrorianti.blogspot.com/2010/10/sejarah-kamera-dari-masa-ke-masa.html

Kucing anggora & persia

Anggora
turkishangora
Sejarah
Orang awam sering menggunakan kata ”angora” untuk kucing berbulu panjang. Kesalahan ini mulai terjadi sekitar 250 tahun lalu. Pada saat itu kucing-kucing berbulu panjang banyak terdapat di sekitar kota Angora (sejak tahun 1930 disebut Ankara, Turki) dan Persia (Daerah timur perbatasan turki, sejak 1935 disebut Iran).
Saat itu tidak ada perbedaan besar antara kucing yang hidup di Angora/Ankara dengan Persia/Iran. Sejalan dengan banyaknya pedagang eropa yang berbisnis di timur tengah, semakin banyak kucing asal turki dan persia yang di impor ke benua eropa. Ketika kontes kucing (cat show) mulai diadakan di inggris pada tahun 1870, kategori kucing berbulu panjang sangat populer. Sejak saat itulah sifat-sifat genetik persia dan angora mulai berkembang menjadi lebih murni dan spesifik.
Bentuk tubuh yang besar, tebal, kepala bulat dan badan cobby identik dengan kucing persia. Sementara angora lebih langsing, panjang, lentur & luwes serta kepala berbentuk lancipn (segitiga).
Baru pada tahun 1962 kucing angora masuk secara resmi ke Amerika. Angora pertama kali diakui dan didaftar pada tahun 1973 oleh CFA (Cat Fanciers Association).
angora
Ciri & Bentuk Angora
Kucing ras angora mempunyai ukuran badan sedang, dengan gaya lemah gemulai dan anggun. Badan panjang, langsing, dengan kaki dan ekor panjang. Ekor berbulu tebal dan mengembang seperti ekor musang. Hidung mancung, keseluruhan kepala berbentuk seperti segi tiga, dengan telinga lebar.
turkishangora1
Persia
whitepersian1
Kucing Persia merupakan kucing yang sangat cantik dan indah dengan bentuk tubuh yang besar, padat, kepala besar dan bulat, ditutupi lapisan bulu yang tebal. Orang awam pun pasti langsung bisa mengenali kucing persia.
Di Indonesia, kucing ras persia cukup banyak dikembangbiakkan dibandingkan dengan ras lain. Mungkin disebabkan bulu yang panjang dan tebal serta sifat tenang, anggun dan manja yang merupakan salah satu ciri khas kucing ras persia. Persia lebih mudah dikandangkan, relatif tidak berisik dan lebih cocok hidup di dalam rumah.
Berdasarkan panjang bulunya, persia terdiri daru dua tipe yaitu yang berbulu panjang (long haired persian) dan yang berbulu pendek (exotic short hair). Berdasarkan variasi warna, persia terbagi menjadi tujuh kelompok, yaitu :
Solid color
Silver and Golden Division
Shaded and Smoke Division
Tabby Division
Particolor Division
Bicolor Division
Himalayan Division
Kepala :
Kepala persia besar dan bulat, hidung pesek dan lebar dengan celah pembatas yang jelas dengan mata. Rahang kuat dan lebar, pipi penuh ditopang tulang pipi yang menonjol. Bila dilihat dari samping, bagian dahi hidung dan dagu berbentuk garis tegak lurus.
Telinga : berujung bulat, bagian dasar melebar, tidak terlalu tinggi dan miring ke depan.
Mata : mata yang membuka berbentuk bulat dan lebar, warna mata berhubungan dengan warna bulu.
Badan : dada lebar dan membulat dengan bagian punggung sedikit membulat, ukuran dan posisi perut bagian belakang membulat dan lebih rendah (cobby)
Kaki : pendek, tebal, kuat ditopang tulang yang berukuran besar. Kaki depan lurus dan kaki belakang juga lurus bila dilihat dari belakang.
Cakar : besar, bulat dan kokoh, lima jari di kaki depan dan empat jari di kaki belakang
Bulu : panjang dan tebal mengkilap, menutupi seluruh badan
Ekor : berbulu tebal,lurus, panjang sesuai proporsi badan
Sifat : mudah beradaptasi dengan berbagai macam tempat, suka bermain dan mudah untuk disayangi. Ekspresi wajah yang manis dengan sifat tenang bisa duduk dan tidur disatu tempat selama berjam-jam, tidak berisik serta bersuara lembut.
Kesimpulan
anggora : badan tegap, tinggi dan langsing; bulu hanya panjang disekitar leher, perut dan ekor; muka mancung seperti kucing lokal…
persia : badan pendek dan besar; bulu panjang dseluruh tubuh; muka cenderung pesek
 
Sumber : http://bursa-kucing-murah.blogspot.com/2011/09/sejarah-kucing-anggora.html

Tom delonge | Blink 182

Thomas Matthew "Tom" DeLonge, Jr. (born December 13, 1975) is an American rock musician. He is the guitarist and one of the two lead vocalists for the American pop punk band blink-182 as well as the guitarist and lead vocalist for the alternative band Angels & Airwaves. He was also the guitarist and lead vocalist for the alternative band Box Car Racer.
Raised in Poway, California, DeLonge developed an interest in punk rock during his teens. Tom was voted Homecoming King at the Poway High School dance when he didn't attend the school anymore, after being expelled from Poway High School for drinking at a basketball game. He then attended Rancho Bernardo High School where he met Anne Hoppus. Anne Hoppus introduced him to her brother, Mark Hoppus, who also shared an interest in music. Tom also introduced Mark to Scott Raynor. The three formed blink-182 which became one of the most popular rock groups of the 1990s–2000s. Travis Barker replaced Scott in later years. The group underwent an indefinite hiatus in 2005, with DeLonge focusing more on his Angels & Airwaves project. blink-182 reformed in 2009, and released a new album in September 2011.
DeLonge has also pursued non-musical endeavors; he created a social networking website called Modlife, as well as two clothing companies. In 2001, he started Atticus Clothing and Macbeth Footwear with Mark Hoppus. DeLonge sold his shares in Atticus Clothing, and is currently the sole owner of Macbeth Footwear.

Early life

He was raised by his mother, Connie, and his father, Thomas Sr., in Poway, California. He has an older brother, Shon, and a younger sister, Kari. His first musical instrument was the trumpet, which his parents gave to him for Christmas when he was eleven.[2] DeLonge was an average student in school, saying that "I knew exactly how hard I had to work in school. As long as I got that C, I wouldn't try one minute extra to get a B. I just cared about skateboarding and music."[2] He played the guitar for the first time at his friend's house one afternoon,and he worked hard. He worked in 3 jobs to buy a Fender guitar[3] DeLonge spent much time trying to learn songs by Descendents.[4] One of DeLonge's first musical endeavors was Big Oily Men, a band of which he was the only constant member.[4]
Despite his early interest in music, becoming a musician was not his first calling. DeLonge originally planned to become a firefighter, and participated in the San Diego Cadet Program.[5] His parents divorced when he was eighteen, which would later become the inspiration for the blink-182 song "Stay Together for the Kids".[6] DeLonge was kicked out of Poway High School during his junior year (1991) after being caught drunk at a school basketball game. He then attended Rancho Bernardo High School for the remainder of his high school year. The song "Dick Lips" was based on him getting kicked out of school, and was also referenced in the Angels and Airwaves song Rite of Spring. When he returned to Poway High School during his senior year, the students voted him Homecoming King despite the fact that he was not even on the ballot.[4] DeLonge graduated from high school in 1993

Music career

Blink-182 (1992–2005; 2009–present)

When he began attending Rancho Bernardo High School in early 1992, he became friends with fellow student Anne Hoppus, who was also interested in punk rock. They became friends over the summer of 1992, when DeLonge expressed desire to be in a band with her. So, Anne introduced her brother Mark Hoppus to DeLonge in August 1992. To impress DeLonge, Hoppus climbed to the top of a streetlight outside of DeLonge's home – however, he broke both ankles on the way down, resulting in being in crutches for the next few weeks. DeLonge recruited old friend Scott Raynor from his days at Poway to become the drummer for the new band, initially named Duck Tape until DeLonge renamed the band as blink.[4]
blink released various demos throughout 1993 and caught the attention of local San Diego record label Cargo Music, where they signed and recorded their debut album Cheshire Cat in February 1994. The band quietly gained success in Southern California, touring throughout 1995 and 1996 in their own van.[7] The band was threatened with legal action by an Irish pop band of the same name in 1994, and, to avoid a legal dispute, the band appended "182" to the end of their name.
Blink-182. DeLonge (front) with Mark Hoppus and Travis Barker in 2003
The band moved to Encinitas, California in 1996, where they would record their second album Dude Ranch with producer Mark Trombino. blink-182 recorded the album under Cargo Records, but signed with MCA in 1998 in order to handle increased distribution. The album was released in 1997 and was relatively commercially successful, selling 1.5 million copies worldwide. The single "Dammit" did well on U.S. modern rock charts, and the band received a small degree of mainstream success.[8]
Hoppus and DeLonge fired Raynor midway through a U.S. tour in 1998 after a drinking problem became far too prevalent.[9] Hoppus and DeLonge asked drummer Travis Barker of blink-182's support band The Aquabats to fill in for Raynor for the remainder of the tour, and, after being impressed with Barker, asked him to join the band.[citation needed]
DeLonge (left) with Travis Barker and Mark Hoppus in Blink-182 Summer Tour, 2009.
The band released their breakthrough album Enema of the State in June 1999 to commercial success, fueled by successful singles "What's My Age Again", "All the Small Things", and "Adam's Song".[8] After releasing live album The Mark, Tom, and Travis Show (The Enema Strikes Back!) in November 2000, the band entered the studio and recorded their fourth studio album Take Off Your Pants and Jacket, released in June 2001. The album continued the band's commercial success and popularity.[8]
After performing with Box Car Racer for much of 2002, DeLonge and Barker rejoined the band to record their eponymous fifth studio album, released in November 2003. The album continued the commercial success that previous albums had endured, as well as being critically acclaimed: blink-182 represented a more "mature" band than seen in the past,[10] with the band infusing experimentalist elements into their usual punk rock sound, inspired by lifestyle changes (the band members all became fathers before the album was released) and side-projects (Box Car Racer and Transplants).[11]
"My biggest failure was the breakup of Blink. That was a failure of friendships, businesses and communications. In our hearts, we thought that was forever and gone. What's funny is, at the time, I looked at it as a triumph. The fact that I was able to make a decision so detrimental to myself and identify and start fresh was pretty victorious."
-DeLonge, on the break-up of Blink-182[12]
Tensions arose between the band members as DeLonge expressed his desire to cancel the tour and enter a half-year respite from touring in late 2004, and the band officially announced an "indefinite hiatus" in February 2005. DeLonge formed Angels & Airwaves while Hoppus and Barker continued playing music together in +44. In August 2008, the band's frequent producer Jerry Finn died of a cerebral hemorrhage,[13] and Barker barely survived a plane crash in September, sustaining second and third degree burns on his lower body and torso. Both events would be catalysts for the band reuniting; in 2010, DeLonge reflected, "If that accident hadn't happened, we wouldn't be a band. Plain and simple. That was fate."[14]
The band announced their reunion in February 2009 at the 51st Grammy Awards ceremony.[15] A well-received reunion tour took place in mid-2009, with a European leg performed in summer 2010. The band's sixth studio album Neighborhoods was released on September 27, 2011 and was promoted on the 2011 Honda Civic Tour.[16]
Blink-182 is recognized as a key pioneer of contemporary pop punk music, influencing various acts over their career.[8] They released their sixth album, Neighborhoods, in September 2011.

Box Car Racer (2002–2003)

Box Car Racer was a side-project from two members of the band Blink-182, featuring guitarist Tom DeLonge and drummer Travis Barker. DeLonge formed Box Car Racer to experiment with and record ideas he felt were not "Blink-friendly", along with Travis Barker. David Kennedy from Hazen Street completed the group and a self-titled album was recorded, which debuted at number 12 on the Billboard 200. Although Tom handled bass duties, the band hired Kennedy's friend Anthony Celestino for the corresponding tour. Guests on the album included Mark Hoppus from Blink-182 on the song "Elevator", and Tim Armstrong from Rancid. Tim Armstrong did vocals with Tom in the song "Cat Like Thief". Box Car Racer disbanded in 2003 after DeLonge and Barker went back to the studio with Mark Hoppus to start recording their new album Blink-182.[17]

Angels & Airwaves (2005–present)

Tom DeLonge is the lead vocalist and lead guitarist for Angels & Airwaves, often stylized as AVA (Named after his daughter, Ava). Other members in the band include high school friend, former Hazen Street guitarist, and Box Car Racer guitarist David Kennedy; on drums former Nine Inch Nails drummer and former Lost Prophets drummer Ilan Rubin; and on bass former 30 Seconds to Mars bassist Matt Wachter. AVA is influenced by a number of bands including U2, Pink Floyd, and The Cure. They released their debut album We Don't Need to Whisper on May 20, 2006. On April 23, 2007, it was announced that Ryan Sinn would not be playing at the free Earth Day concert at the M.I.T. campus due to difficulties within the band. He was later replaced with former 30 Seconds to Mars bassist Matt Wachter. The band's second full-length album entitled I-Empire, released November 6, 2007, debuted on the Billboard 200 Chart at No. 9 and sold 66,000 copies in its first week.[citation needed]
Love is the third studio album by Angels & Airwaves, which was officially released for free worldwide on February 14, 2010 after being delayed on Christmas 2009. The album was downloaded over 500,000 times in the first 48 hours of its release.[citation needed]
The band produced a full-length film also entitled Love written and directed by William Eubank. The film premiered on February 2, 2011 at the Santa Barbara International Film Festival, despite previously stating on Modlife that there might be a Fall 2011 release date of the film at The Sundance Film Festival.[citation needed]. DeLonge also revealed that the upcoming fourth studio album and second album in the "Love" Project, titled Love II, would include 48 minutes of extra music.[18]
The first single and music video from the expected album, "Anxiety", was released on August 11, 2011. The second single, "Surrender", was released on October 31, 2011. The fourth studio album, Love: Part Two was officially released (via the band's own label, To the Stars Records) alongside the film Love on November 1, 2011. The album is the last featuring drummer Adam Willard, who left the band shortly before its release in October 2011. Along with its predecessor, Love: Part Two is a concept album that explores themes such as "love, God, and hope."

Musical equipment

DeLonge performing in 2004 with his standard Gibson Tom DeLonge Signature ES-333 guitar.
Fender Guitars worked with DeLonge to create the Tom DeLonge Stratocaster (signature guitar) which consisted of a solid alder body fitted with a single Seymour Duncan Invader Bridge pickup. It was controlled by a lone volume knob adding to its simple design. At first, the Stratocasters were fitted with an American 2-Point tremolo system and was later replaced by a hardtail bridge. Its neck was made of solid maple with a rosewood fretboard, although there have been some custom Stratocasters that were fitted with maple fretboards. The necks included a large 1970s "CBS" headstock.[citation needed]
In 2002, whilst touring with Box Car Racer, Tom began collaborating with Gibson to create a new Signature Model. He started off by using a standard Gibson ES-335, with all but the bridge volume knob removed, and the bridge pick-up replaced with a Seymour Duncan Invader bridge pick-up. This guitar was eventually covered with many different stickers including band stickers and clothing line stickers from Atticus Clothing, Macbeth Footwear and Famous Stars and Straps. This guitar can be seen in Box Car Racer live photos and in the studio videos for the Untitled Album. In one of the videos, a prototype for his signature is seen that included an orange stripe instead of cream with a matching orange headstock, a metal volume knob, and a wrap-around bridge, instead of the Nashville Tune-O-Matic bridge. In 2003, Gibson released his signature model, the Tom DeLonge Signature ES-333, which has only been available since its release in Brown and Cream, with a Natural neck and headstock. Along with his Gibson signature, Tom also used a baritone Fender Jazzmaster with a Seymour Duncan Invader live, as seen in AOL live sessions with the song "Obvious". The Tom DeLonge Signature starts with Gibson's classic semi-hollow body design and then extends it into punk rock with an overwound 'Dirty Fingers' humbucking pickup. Its thick, distorted tone is the Delonge's signature guitar tone and widely recognized as the quintessential Blink sound.[19] On Angels & Airwaves albums, We Don't Need to Whisper and I-Empire Tom has used his signature Gibson ES-333 for all of his live shows. However, he has a number of touring guitars, which he has had made in a few different color combinations, including matte black with a black racing stripe, natural with a black racing stripe and white with a black racing stripe. Since the Blink-182 reunion, he has been seen using his original brown and cream guitar (which now has a Blink-182 'smiley logo' spray-painted onto the body), his natural and black guitar (which has now been abused with burns, scrapes, and stickers), and a new black and white guitar (made by Baratto), which is a custom Baritone version of his standard signature guitar, made for playing the song "Obvious" and other down-stepped songs. Epiphone has since come out with a lower cost version of the Tom DeLonge signature guitar, manufactured in China, but fitted with the same Dirty Fingers humbucker.[citation needed]
From very early on in Blink's career, Tom had used a Mesa Boogie Triple Rectifier amp head and a Marshall JCM 900 amp head along with Mesa Boogie and Marshall cabs for live shows. As his career progressed, Tom began using an intricate rack system along with three matching 4x12 and three 2x12 Mesa Boogie cabs. The rack system still made use of the Mesa Boogie Triple Rectifier amp head, but it also included a Mesa Boogie 2:90 power amp and Triaxis preamp, Marshall EL34 power amp and JMP-1 preamp and a Voodoo Labs GCX Audio Switcher, all controlled via a Custom Audio Electronics midi footswitch (The rack discontinued the use of the Marshall JCM 900 amp head). The rack system also included a Furman power conditioner and Shure wireless unit.[citation needed]
For Angels and Airwaves, Tom made use of the same rack system minus the Mesa Boogie Triple Rectifier but also included a TC Electronic G-Force effects unit as well as two Palmer PGA-04 amp simulators (one for the Triaxis preamp and one for the JMP-1 preamp).[citation needed]
For Blink-182, Tom now uses two Fender '65 Twin Reverb Amps for clean and two VOX AC30H2 Amps for distortion.[citation needed]
Tom has started using a synth and oscillator rig for live shows, during the Angels and Airwaves LOVE Tour. His synth rig, along with his guitar effects rig, is now built into a custom tower rack system, which stands by him on stage. Tom also now uses this same system for Blink-182, and plays/samples most of the synths and effects for their songs live.[citation needed]
His vocal setup consists of blue mics – he used the blue kiwi on every album before 'Take Off Your Pants and Jacket'. Now he uses a blue bottle mic running into a Pro Tools set up, where he uses sound toys plugins. His vocals are heavily compressed with a LA-2A compressor, then run through a TC helicon. He runs his sound through Orange amplifiers and records with a snare drum in the room

Sumber : http://en.wikipedia.org/wiki/Tom_DeLonge

Biografi | Sejarah Elvis Presley

Biografi | Sejarah Elvis Presley
Sejarah Musisi biografi
Elvis Presley
Elvis Aaron Presley (Tupelo, Mississippi, lahir 8 Januari 1935, meninggal 16 Agustus 1977), juga dikenal sebagai "Raja Rock 'n' Roll" adalah artis solo paling laris sepanjang masa mengalahkan Michael Jackson dengan tercatat menjual 189.200.000 Copy. Elvis adalah seorang penyanyi Amerika, produser lagu dan aktor, yang memulai karir musiknya di Sun Records pada musim semi tahun 1954 ketika Sam Philips mengetahui Elvis menyanyikan beberapa lagu favorit Elvis 'dengan Scotty Moore (gitar) dan Bill Black (bass). Salah satunya adalah lagu-lagu  country dan barat, "Blue Moon of Kentucky". 



Sejarah Musisi biografi
Elvis Presley
Sebelum Sam Philips mengontrak Elvis untuk pemenang RCA pada tahun 1956 sebesar $ 35.000 mereka telah merekam enam single dua sisi. Masing-masing rekaman menampilkan lagu  country dan barat di satu sisi dan irama serta lagu blues di sisi lain. Salah satu alasan Elvis begitu populer adalah karena kemampuannya untuk menggabungkan atribut dari apa yang dianggap sebagai musik "White" (C & W) dan "Black" (R & B). Contoh dari hal ini jelas sekali dalam lagu hit Elvis '"Heartbreak Hotel" yang mencapai # 1 tidak hanya di tangga lagu pop, tapi R & B dan grafik C & W juga. Ini adalah pertama kalinya bahwa sebuah lagu tunggal memegang tempat # 1 dalam tiga grafik.
Elvis tetap menjadi bintang populer dan misterius. legenda Nya tumbuh kuat sejak kematiannya. Bahkan, ada kepercayaan luas bahwa Elvis, yang dikenal dengan nama depannya itu, tidak mati pada tahun 1977. Banyak penggemar bertahan dalam mengklaim ia masih hidup, bahwa ia pergi bersembunyi karena berbagai alasan. Klaim ini diduga didukung oleh ribuan penampakan Elvis yang disebut telah terjadi pada tahun-tahun sejak kematiannya, dan dengan kenyataan bahwa nama tengahnya adalah Aron salah eja yang mengeja Aaron pada batu nisannya.
Selama karier rekaman aktif yang membentang lebih dari dua dekade, Presley mengatur dan memecahkan banyak catatan untuk dua kehadiran konser dan penjualan. Beberapa rekaman mereka tercatat telah banyak cocok dan/ atau merusak beberapa artis lain, tetapi beberapa rekamannya mungkin akan tetap utuh dan / atau tak tertandingi selamanya. Dia telah memiliki lebih dari 120 single di atas  US top 40, melintasi berbagai genre musik, dengan mencapai lebih dari 20 kali menjadi nomor satu.
Elvis Aaron (kadang dieja Aron) Presley, dalam keadaan sehat lahir Vernon dan Gladys Presley tinggal di sebuah rumah dua kamar di Tupelo, Mississippi. Pada tanggal 8 Januari 1935. saudara kembarnya, Jessie Garon lahir lalu meninggal, menjadikan Elvis tumbuh sebagai anak tunggal. Dia dan orang tuanya pindah ke Memphis, Tennessee pada tahun 1948, dan Elvis lulus dari Humes High School di sana pada tahun 1953.
Biografi: pengaruh musik Elvis adalah musik pop dan country  saat itu, musik Injil ia dengar di gereja dan di Injil saat bernyanyi sepanjang malam yang sering dihadirinya, dan Balck R & B ia peroleh saat di Jalan Beale bersejarah sebagai remaja Memphis. Pada tahun 1954, ia memulai karir bernyanyi dengan label legendaris Sun Records di Memphis. Pada akhir 1955, kontrak rekaman itu dijual kepada pemenang RCA. Pada 1956, ia adalah sensasi internasional. Dengan suara dan gaya yang unik gabungan pengaruh beragamnya musik dan aliran yang tampak kabur serta melawan hambatan sosial dan rassisme pada waktu itu, ia diantar di era baru musik Amerika dan budaya populer.
Dia sukses membintangi 33 film, membuat sejarah dengan penampilan special di televisi, dan mendapat sambutan besar melalui banyak media, sering kali memecahkan rekor, pertunjukan konser tur dan di Las Vegas. Secara global, ia tercatat menjual lebih dari satu milyar, lebih dari artis lainnya. penjualan di Amerika telah menjadikan dia meraih platinum atau penghargaan multi-platinum untuk 150 album dan single yang berbeda, jauh di atas artis lainnya. Di antaranya banyak penghargaan-penghargaan, yaitu 14 nominasi Grammy (3 kemenangan) dari National Academy of Recording Arts & Sciences, Grammy Lifetime Achievement Award, yang ia terima di usia 36, dan gelar yang ia peroleh adalah “One of the Ten Outstanding Young Men of the Nation for 1970 by the United States Jaycees”. Tanpa beberapa hak istimewanya sebagai selebriti telah diberikan kepadanya kehormatan untuk melayani negaranya di Angkatan Darat Amerika Serikat.
bakatnya, baik penampilan, sensualitas, karisma, dan humor yang baik membuatnya disenangi jutaan orang, seperti halnya kebaikan dan kerendahan hati manusia, dia menunjukkannya sepanjang hidup. Dikenal di seluruh dunia dengan nama pertamanya, dia dianggap sebagai salah satu tokoh yang paling penting dari budaya populer abad kedua puluh. Masalah kesehatan, ketergantungan obat dan faktor-faktor lain dikatakan telah menyebabkan kematian dini di usia 42 di rumah nya Memphis, Graceland, pada 16 Agustus 1977.
Sejarah Musisi biografi
Elvis Presley                                                    

Sejarah Android dan Versi Updatenya

ANDROID DAN VERSI UPDATE

Android pada mulanya adalah perusahaan kecil yang berbasis di Palo Alto, California. Perusahaan yang bernama Android, Inc ini kemudian dibeli oleh pihak Google pada tahun 2005. Beberapa orang yang masuk di sana pernah bekerja di Google, seperti Andy Rubin, pendiri Danger (perusahaan perangkat lunak), kemudian ada Rich Miner wakil pendiri Wilfire Communications, Chris White insinyur di webtv, dan Nick Sears mantan VP di T-Mobile.

Android adalah sistem operasi untuk telepon seluler yang berbasis Linux. Sejauh ini Android termasuk sistem operasi yang cepat sekali memperbarui software mereka. Biasanya android meng-update pada perbaikan bug serta penambahan fitur baru.

Versi-versi android antaralain :
Android versi 1.1
Android Cupcake versi 1.5
Android Doughnut versi 1.6
Android Eclair versi 2.1
Android Froyo versi 2.2
Android Gingerbread 2.3
Android Honeycomb 3.x
Android Ice Cream Sandwich 4.x

Android versi 1.1
Google merilis Android versi 1.1, pada 9 Maret 2009. Android versi ini dilengkapi dengan pembaruan estetis pada aplikasi, jam alarm, pencarian suara, pengiriman pesan dengan gmail, dan pemberitahuan email.

Android Cupcake versi 1.5
Google kembali merilis telepon seluler dengan menggunakan Android dan Software Development Kit (SDK) dengan versi 1.5, pada pertengahan Mei 2009. Dalam android versi 1.5 terdapat penambahan fitur seperti kemampuan merekam dan menonton video dengan modus kamera, mengunggah video ke Youtube dan gambar ke Picasa langsung dari telepon, dukungan Blouetooth A2DP, bisa terhubung secara otomatis ke headset Bluetooth, animasi layar, dan keyboard pada layar yang dapat disesuaikan dengan sistem.



Android Doughnut versi 1.6
Sistem ini diberi nama Doughnut 2.1 . Salah satu ponsel yang juga memaki sistem operasi tersebut adalah HTC G1. Doughnut juga memberi fitur lebih daripada OS Android 1.5 Cupcake. Fitur terbarunya adalah kamera, camcorder, galeri yang dintegrasikan, dan pengguna dapat menghapus foto di galeri.Versi ini dirilis September 2009.



Android Eclair versi 2.1
Sistem Operasi ini dirilis pada tanggal 26 Oktober 2009. Yang berubah dari versi ini salah satunya adalah tanpilannya. Selain itu, Android Eclair juga mengalami peningkatan dalam akun email, dimana kita dapat memiliki beberapa akun email sekaligus atau disebut multiple account. Koneksi bluetooth dalam Eclair juga telah diperbaharui ke versi 2.1 . Yang paling anyar adalah fitur Live Wallpaper yaitu wallpaper yang dapat bergerak menggunakan animasi sehingga wallpaper terkesan lebih nyata.



Android Froyo (Frozen Yoghurt) versi 2.2
Android Eclair, dirilis pada tanggal 20 Mei 2010. Pastinya versi ini memiliki performa, memori, dan kecepatan yang lebih tinggi. Disediakan pula fitur untuk menon-aktifkan paket data yang memungkinkan kita yang masih remaja menghemat pulsa dalam penggunaan Android karena memang OS Android membutuhkan koneksi terus-menerus yang menguras pulsa. Yang membuat versi ini berbeda dari versi sebelumnya adalah kemampuan untuk melakukan Tethering, dimana gadget Android kita dapat dijadikan hotspot Wi-Fi! Mayoritas handphone Android sekarang menggunakan versi ini khususnya Samsung Galaxy Series.



Android Gingerbread 2.3
Versi ini baru saja dirilis pada tanggal 6 Desember 2010. Versi ini lebih ditujukan kepada smartphone yang memiliki prosesor dan layar yang lebih besar. Versi ini juga telah menyediakan fitur copy/paste yang telah dinanti-nantikan banyak orang. Selain itu diberikan pula Download Manager yang baru untuk kemudahan mengorganisir file-file yang di-download di Android anda. Fitur ini juga mengalami peningkatan di permainan. Fitur utama dari si Roti Jahe ini adalah NFC alias Near Field Communication. Fitur ini memungkinkan kita untuk membayar barang-barang, mendapat informasi di museum, bahkan memesan tiket pesawat langsung di tempat-tempat yang telah memiliki tag NFC.

Android Honeycomb 3.1
Android Honeycomb dirancang khusus untuk tablet. Android versi ini mendukung ukuran layar yang lebih besar. User Interface pada Honeycomb juga berbeda karena sudah didesain untuk tablet. Honeycomb juga mendukung multi prosesor dan juga akselerasi perangkat keras (hardware) untuk grafis. Tablet pertama yang dibuat dengan menjalankan Honeycomb adalah Motorola Xoom. Perangkat tablet dengan platform Android 3.0 sudah hadir di Indonesia. Misalnya Asus Eee Pad Transformer, Samsung Galaxy Tab 8.9 dan 10.1, dan lain-lain. 


Sumber : http://www.inibaru.com/2011/10/sejarah-android-dan-versi-updatenya.html